Pranala.news – Pemerintah Desa Penum, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, terus berkomitmen meningkatkan infrastruktur desa demi mendorong kesejahteraan masyarakat.
Komitmen ini dibuktikan dengan dimulainya pelaksanaan pembangunan infrastruktur berupa sarana transportasi desa yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Pemerintah Desa Penum memasang papan informasi proyek sebagai bentuk perwujudan transparansi anggaran publik kepada masyarakat.
Proyek yang tengah berjalan saat ini adalah Pekerjaan Jalan Rabat Beton yang berlokasi di Desa Penum Dusun 1.
Pembangunan jalan ini menelan pagu dana sebesar Rp. 52.600.000,- (Lima Puluh Dua Juta Enam Ratus Ribu Rupiah) yang bersumber penuh dari Dana Desa TA 2026.
Pembangunan fisik jalan rabat beton ini direncanakan memiliki spesifikasi panjang 60 meter, lebar 2 meter, dengan ketebalan 0,15 cm (15 cm).
Guna memberdayakan warga setempat dan meningkatkan perputaran ekonomi lokal, sistem pelaksanaan proyek ini dilakukan secara Swakelolah Masyarakat yang dimotori oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Penum.
Kepala Desa Penum, Iskandar, saat diwawancarai oleh media ini pada Kamis (16/7/2026), menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian mulainya realisasi pembangunan tersebut. Menurutnya, jalan rabat beton ini merupakan akses vital yang sangat dinantikan oleh warga Dusun 1.
“Alhamdulillah, hari ini kami sampaikan bahwa pembangunan jalan rabat beton di Dusun 1 sudah mulai berjalan sesuai dengan rencana kerja desa. Anggaran yang dialokasikan sebesar 52,6 juta rupiah ini kami gunakan seoptimal mungkin. Kami sengaja menerapkan sistem swakelola agar masyarakat desa ikut terlibat langsung, mendapatkan manfaat ekonomi, dan memiliki rasa kepemilikan yang tinggi terhadap pembangunan ini,” ujar Iskandar kepada media.
Lebih lanjut, Iskandar juga memaparkan harapannya terkait dampak jangka panjang dari pembangunan infrastruktur jalan tersebut. Ia berharap sarana ini dapat mendongkrak mobilitas serta sektor pertanian dan ekonomi warga sekitar.
“Harapan kami ke depan, setelah jalan rabat beton ini selesai 100 persen, mobilitas warga dalam beraktivitas sehari-hari maupun mengangkut hasil bumi menjadi lebih lancar tanpa kendala jalan rusak lagi. Saya juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Penum untuk bersama-sama menjaga dan merawat jalan ini nantinya, agar asas manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka waktu yang lama,” pungkasnya menutup perbincangan.










