Bisnis Elon Musk, Satelit Internet Starlink

posted in: Bisnis 0

Elon Musk, CEO SpaceX, berbicara lebih banyak tentang bisnis satelit internetnya, Starlink, dalam acara Mobile World Congress (MWC) 2021. Elon Musk berkata layanan internet ini akan bisa dinikmati seluruh dunia, kecuali Kutub Utara dan Selatan, mulai Agustus ini. Ia juga menargetkan 500 ribu pengguna dalam 12 bulan ke depan.

Saat ini Starlink sudah beroperasi di 12 negara dan akan terus menambahkan satelit baru setiap bulannya. Starlink sudah memiliki lebih dari 69 ribu pengguna aktif. Elon Musk berencana untuk mengincar 3-5% penduduk di Bumi yang wilayahnya sulit menjangkau internet. Satelit internet ini memang bisa jadi solusi bagi wilayah yang sulit dijangkau kabel optik dan jaringan 4G atau 5G.

Kelemahan satelit internet ini memang harga layanannya yang belum bisa dibilang terjangkau. Biaya langganan bisa mencapai US$99 (sekitar Rp1,4 juta) per bulan. Selain biaya langganan per bulan, pelanggan juga harus membeli perangkat piringan penangkap sinyal satelit seharga US$499 (sekitar Rp7,2 juta).

Elon Musk sendiri mengatakan penyediaan layanan satelit internet Starlink ini masih menyebabkan kerugian atau belum ada untungnya. Salah satu alasannya adalah perangkat piringan penangkap sinyal satelit masih dijual lebih murah dibandingkan harga aslinya, Starlink sebenarnya membayar US$1300 (Rp13,9 juta) per perangkat. Diharapkan nantinya biaya produksi perangkat bisa ditekan menjadi US$250-300 (sekitar Rp3,6 juta sampai Rp4,3 juta).

Sebenarnya apa sih untungnya menggunakan satelit internet dibandingkan dengan kabel optik atau jaringan internet 4G? Satelit internet dengan orbit rendah memiliki latensi yang lebih rendah. Latensi yang rendah akan mempercepat waktu yang dibutuhkan sinyal dari pemancar di satelit hingga ke penerima di Bumi. Kecepatan unduh dan latensi sangat penting agar kecepatan internet semakin baik, Elon Musk sendiri beranggapan satelit internet ini akan menjadi pengganti yang baik untuk 5G atau kabel optik. SpaceX sendiri menjanjikan kecepatan unduh 100Mbps dan unggah 20Mbps, walaupun ulasan pengguna saat ini masih beragam.

Sebelum layanan satelit internet Starlink ini mendapatkan keuntungan, diperkirakan SpaceX akan mengeluarkan dana $5 miliar atau $10 miliar. Setelah jaringan sepenuhnya aktif dan berjalan, SpaceX berharap dapat menghasilkan pendapatan sekitar $30 miliar dengan Starlink dan bahkan mungkin memisahkannya dari SpaceX untuk IPO. Sebagian besar pendapatan itu akan mendanai sistem Starship SpaceX, ambisi Elon Musk untuk mengangkut manusia ke Bulan dan Mars.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.