Mengenal Profesi Shoutcaster di Dunia Esports

posted in: Hiburan & Gaya Hidup 0

Untuk kamu yang belum mengenal profesi shoutcaster, dalam sebuah pertandingan esports, pasti ada satu atau beberapa sosok yang berteriak di tengah keseruan pertandingan, memberikan analisa, dan memandu penonton menikmati jalannya pertandingan. Sosok tersebut dikenal sebagai seorang shoutcaster. Shoutcaster atau host kini merupakan salah satu peluang karir di ranah esports yang makin menjanjikan seiring berjalannya waktu.

Melalui webinar pada hari Senin (31/05), UniPin Community (UNITY) mengajak pecinta esports menggali lebih dalam tentang kunci penting untuk dapat menjadi shoutcaster profesional dengan dua shoutcaster ternama, Bella “Heartfire” Victoria dan Abigail.

Bella “Heartfire” Victoria merupakan shoutcaster muda yang terbilang belum lama menjajaki dunia shoutcaster. Bella mengawali kariernya sebagai shoutcaster Valorant dan menemukan passion-nya di profesi ini.

“Sebagai orang baru dan belum ada history apapun, pastinya orang gak langsung percaya kepada kita. Kita sendiri harus bisa bikin orang percaya sama kita, karena respect diberikan bukan diminta,” ujar Bella membagikan pengalamannya.

Sementara bagi Abigail, menjadi seorang shoutcaster tentunya harus bisa menangkap momen-momen penting dan juga menarik seperti war dari jalannya sebuah pertandingan. Shoutcaster juga harus mampu membuat pertandingan seru menjadi sebuah narasi yang mudah dimengerti oleh penonton.

Tidak hanya skill, seorang shoutcaster juga harus bisa stand out dengan ciri khas berbeda yang tidak dimiliki oleh individu lainnya.

“Hal yang harus diperhatikan sebagai shoutcaster yaitu lebih ke self-branding. Karena dengan self- branding, kamu bisa mencari sesuatu yang unik dari sendiri dan bisa dijadikan tambahan untuk branding,” kata Abigail.

Selain itu, Debora Imanuella, Senior Vice President UniPin Community, yang hadir sebagai moderator juga menambahkan, hal dasar yang penting untuk dimiliki shoutcaster adalah attitude, hadir tepat waktu, dan mampu menerima masukan.

“Kemampuan dalam transisi yang baik jugapenting. Kemampuan transisi yang dimaksud dalam hal ini adalah alur pergantian antara shoutcaster berbicara. Ketika ada lebih dari satu shoutcaster tidak tumpang tindih,” tambah Debora.

Webinar ini diselenggarakan oleh UniPin Community (UNITY) melalui aplikasi telekonferensi Zoom. UNITY secara aktif menyediakan wadah edukasi terkait industri esports bagi mahasiswa maupun umum. Topik- topik yang dibahas sangat beragam, mulai dari tren perkembangan industri hingga peluang brand dalam esports. Update aktivitas UNITY lainnya juga dapat diakses pada akun instagram @unipincommunity.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *