Pranala.news – Desa Renah Lebar, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah, hari ini melaksanakan pra-pelaksanaan titik nol untuk tiga program pembangunan desa yang akan segera digarap.
Acara yang berlangsung lancar ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, menandakan komitmen bersama untuk kemajuan desa. Rabu, 25 Juni 2025.

Tiga program prioritas yang akan dilaksanakan adalah pembangunan tiga titik sumur bor, serta dua program ketahanan pangan yang akan dikelola langsung oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Program ketahanan pangan tersebut meliputi pengembangan kebun jagung dan budidaya ikan lele.
Kepala Desa Renah Lebar, Bapak Jum’ah, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang hadir dan mendukung acara ini.
Beliau menyebutkan kehadiran perwakilan dari pihak kecamatan, Pendamping Desa (PD), Bhabinkamtibmas, Babinsa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), BUMDes, Pemerintah Desa (Pemdes) Renah Lebar, pemuda desa, dan perwakilan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Jum’ah secara khusus berpesan kepada BUMDes agar dapat bekerja dengan baik dan sungguh-sungguh.
“Dengan ketahanan pangan ini, kita harap dapat memakmurkan masyarakat Desa Renah Lebar dan meningkatkan ekonomi warga,” ujar Kades Jum’ah.
Ia juga berharap program-program ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh masyarakat Desa Renah Lebar.
Acara pra-pelaksanaan titik nol ini berjalan tanpa hambatan, dan Kepala Desa Jum’ah, S.Pd., mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran tersebut.
Tak lupa, beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Desa Renah Lebar atas kinerja yang sangat sukses dalam menyelesaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) mereka.
Dengan dimulainya pra-pelaksanaan titik nol ini, Desa Renah Lebar siap melangkah maju mewujudkan program-program yang diharapkan dapat membawa kesejahteraan dan kemandirian bagi warganya.









